Selamat tengah malam. Tepat jam 00.00 wita saya memulai untuk menulis. Entah kenapa saya tiba-tiba mengambil laptop di kamar dan ingin segera menulis di blog ini. Kali ini saya ditemani oleh satu bungkus susu ultra strawberry yang memang sudah menjadi minuman favoritku.
Oke, kali ini saya perasaan saya sangat geram! KENAPA? saya geram dengan acara pertelevisian di Indonesia. Kadang kala ketika saya menyetel acara di televisi, saya lebih memilih untuk online saja dari pada harus menonton acara televisi sekarang. Sungguh miris! Sepertinya orang-orang di pertelevisian kita mulai tidak kreatif dan mengalami kemunduran sangat drastis. Lihat saja sekarang, fenomena dipertelevisian kita hanya dihiasi oleh goyangan-goyangan dangdut yang tidak bermutu. Bahkan acara tersebut bisa di tanyangkan sampai 5 jam. WAW! Durasi yang sangat panjang jika hanya di isi oleh tayangan yang tidak bernilai. Dan lebih sedihnya lagi pertelevisian kita semakin hari semakin LATAH! lihat saja, contohnya ketika acara Yuk Kita Smile (YKS) yang ditayangkan di TRANS TV mulai naik rating dengan goyangan hitsnya yaitu goyang "Caesar" yang bisa menghipnotis semua penonton yang menyaksikan acara tersebut. Dengan keberhasilan YKS, sontak saja acara televisi lain pun meniru. Mulai dari Dahsyat yang ditayangkan di RCTI dengan goyang "Gaspol", Inbox yang di tayangkan di SCTV dengan goyang "Kereta Malam", kemudian di susul oleh acara Campur-campur yang ditayangkan di ANTV pun mempunyai goyangan khasnya sendiri, dan masih banyak goyang-goyangan yang lainnya. Kalau acara televisi di Indonesia seperti ini terus, APA KATA DUNIA?
Saya di sini sebagai konsumen yang menikmati program di televisi hanya bisa berharap. Pertelevisian kita bisa sembuh dan bisa sehat kembali dari BUDAYA JIPLAK MENJIPLAK. Dan bisa memberikan program yang lebih mendidik dan memberi wawasan untuk para penontonnya. Agar kedepannya pertelevisian kita lebih bisa memilih program mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk masyarakat.
SEKIAN....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar