Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain tapi bandingkanlah dirimu dengan dirimu sendiri
Selasa, 25 Februari 2014
Ingatlah hari ini
Ingatkah sama foto ini teman? betapa lugunya wajah-wajah kita semua.
Masih terlihat jelas foto ini diambil ketika kita semua masih menjadi maba dan masih berada pada semester 1. Namun kini waktu begitu cepat berlalu sampai-sampai tidak terasa kita telah duduk di semester 4. Setengah perjalanan kuliah pun akan segera dilewati.
Pasti akan rindu dengan masa-masa seperti ini, masa-masa dimana kita masih jalan bersama-sama tanpa memilih-milih teman, bercanda bersama, saling mengisi waktu satu sama lain, dan hal-hal yang selalu bikin kita tertawa.
Kita sama-sama masuk perkuliahan dan kita pun harus sama-sama menjadi seorang sarjana dan berguna untuk semuanya. Dan jika kelak kita semua telah sukses, Ingatlah hari ini TEMAN :)
Minggu, 23 Februari 2014
Penyesalan
Ketika semuanya telah hancur....
Ketika tak ada lagi yang memberimu semangat
Canda tawa bersama, saling bertukar pikiran, bahkan mengutarakan hati satu sama lain.
Kini semua itu hanya menjadi sebuah kenangan....
Kenangan yang mungkin tak akan kembali lagi
Kenangan yang terlalu indah untuk dikenang
kenangan yang bisa bikin tersenyum malu-,malu
bahkan menjadi kenangan yang bisa menitihkan air mata
Mungkin dulu suka menyepelakan perasaan seperti ini?
Mungkin dulu suka acuh tak acuh seakan tak ingin memperdulikan semuanya?
atau mungkin dulu hati ini dipenuhi dengan rasa egois yang menjadikan mata batin ini tertutup?
Namun kini hanya bisa menyesali apa yang telah terjadi....
Selalu berharap semuanya bisa kembali seperti dulu lagi...
Tapi sekali lagi itu hanya harapan! Harapan yang tak akan terwujud.
Ketika tak ada lagi yang memberimu semangat
Canda tawa bersama, saling bertukar pikiran, bahkan mengutarakan hati satu sama lain.
Kini semua itu hanya menjadi sebuah kenangan....
Kenangan yang mungkin tak akan kembali lagi
Kenangan yang terlalu indah untuk dikenang
kenangan yang bisa bikin tersenyum malu-,malu
bahkan menjadi kenangan yang bisa menitihkan air mata
Mungkin dulu suka menyepelakan perasaan seperti ini?
Mungkin dulu suka acuh tak acuh seakan tak ingin memperdulikan semuanya?
atau mungkin dulu hati ini dipenuhi dengan rasa egois yang menjadikan mata batin ini tertutup?
Namun kini hanya bisa menyesali apa yang telah terjadi....
Selalu berharap semuanya bisa kembali seperti dulu lagi...
Tapi sekali lagi itu hanya harapan! Harapan yang tak akan terwujud.
Langganan:
Postingan (Atom)