Minggu, 16 Maret 2014

Kembali Terluka

Terpuruk untuk kesekian kalianya memang terasa lebih menyakitkan. Dimana kita seakan-akan lemah tak berdaya, jatuh dalam kesakitan dan tak bisa menatap kehidupan kembali. Memang rasanya sakit! Luka yang terlalu dalam sulit untuk disembuhkan. Walapun Banyak orang yang mengatakan luka itu akan sembuh dengan berjalannya waktu. Mungkin buat saya kata-kata itu memang benar tapi untuk saat ini rasanya sulit untuk menyembuhkan luka yang terlanjur basah.

Ingatkah ketika dulu masih bersama? Ingatkah ketika dulu kita masih suka bercanda gurau bersama? Dan ingatkah ketika dulu suka ngambek kecil jika ada masalah? Ah mungkin semuanya sudah hilang dalam ingatanmu, dan tak akan bisa untuk dikenang.

Waktu 2 tahun bukanlah waktu yang singkat. Semua perjalanan mungkin pernah kita lalui bersama. Suka, duka, senang, sedih, bahagia, unmood, kesal sepertinya semuanya sudah kita rasakan. Tapi sekarang, semua rasa itu mungkin sudah tak bisa kita rasakan bersama lagi. Semuanya tinggal kenangan yang berbalut perih.

Kini hanya penyesalan dan air mata yang mewakili perasaan yang sedang terluka. Tak ada lagi tawa dibibir, tak ada lagi penyemangat dalam hidup, dan tak akan ada lagi yang menemanimu saat kamu butuh sandaran untuk menceritakan keluh kesahmu dalam sehari. Semuanya seakan-akan punah dan tenggelam dalam lautan yang sangat dalam. Kenangan itu tak bisa lagi untuk dibangkitkan dan jalani kembali. Tak akan pernah ada kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya. Semuanya telah menutup buku. Dan sampai buku itu usang tak akan pernah dibuka dan dibaca kembali.

Sungguh, terlalu sakit untuk mengingatnya kembali...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar