Pagi ini ketika langit dihiasi mendung dan bumi pun mulai dibasahi oleh rintik-rintik hujan yang tiada henti sejak tadi subuh. Rasanya ingin bermalas-malasan saja dirumah namun keinginanku itu tidak boleh aku turuti. Hari ini banyak kegiatan yang harus aku kerjakan. Mulai harus ke kampus untuk mengecek nilai UAS, membeli jaket parasut dan makan siang diluar.
Namun seakan hari ini semuanya berubah! Hari yang penuh suka berganti dengan kabar duka yang aku terima! Inalillahi wa innailahi Rojiun :'( Papa dari sahabatku Hildamaya atau yang sering kami panggil dengal Mbahil telat berpulang ke rahmatullah untuk selamanya :'( rasanya aku tak percaya dengan kabar yang aku terima ini. aku pun mencari-cari informasi apakah berita itu benar atau tidak. Dalam hatiku, aku selalu berdoa "Ya Allah semoga berita yang aku dapat itu tidak benar, semoga papa mbahil itu masih sehat walafiat dan selalu senantiasa dalam lindunganmu ya Rabbi"..... Tapi harapanku seakan terputus oleh kabar berita yang aku dapat dari Nilam dan Fino. kedua sahabatku ini memberi informasi bahwa benar papanya Mbahil telah meninggal. Ya Allah seketika rasa sesak menghampiriku, aku ingin berteriak bahkan aku pun sampai meneteskan air mata. Dan sekali lagi aku pun mendapat info dari mamaku. Beliau mengirim sebuah pesan singkat di handphoneku "Bukan bapaknya Hilda yang meninggal di BTN? barusan ada diumumkan di masjid tapi nda jelas, coba cari info nak"... Astagfirullahaladzim ternyata berita ini sudah diumumkan di masjid sekitar tempat tinggalku, dan ini kenyataan yang ada bahwa memang papa mbahil telah tiada :'( ....... aku pun membalas pesan singkat mamaku "iya ma papanya hilda barusan meninggal" ......
Hanya istigfar dan istigfar yang aku ucapkan dibibirku :'( padahal baru kemarin sekitar jam 12 malam aku dengan mba bbman. Aku bertanya kepada mbahil "bagaimana sudah pace?" mbahil pun membalas "hihihi, Insya Allah bae del cuman masih di icu paceku" "amin amin semoga cepat sembuh nah {} semoga cepat balik palu semuanyaaaaa :* " "iya del amin {}" Ya Allah, ya Rabbi :'( saat menulis cerita ini pun rasanya ingin menangis sekencang-kencangnya. Aku bisa merasakan apa yang mba rasakan :'( Ya Allah semoga papa mba bisa di terima di sisimu ya Allah, sisi yang paling tinggi di sisimu di tempatkan di tempat yang paling indah, diampuni semua dosa-dosanya dan semua keluarga bisa diberikan ketabahan dan kesabaran yang luar biasaaaaaa Amin amin ya Allah aminnnnnn {} Aku tahu Mba adalah orang yang kuat, dia wanita yang tegar! aku yakin dia kuat ya Allah dia kuat menghadapi semua masalahnya yang datang beruntun. Kami sahabatmu disini selalu mendoakan yang terbaik buatmu mba, kita selalu ada buatmu mba :'( banyak orang yang sayang sama kamu mba. Kamu tidak sendirian kok :'( semua duka dan sukamu kami pun merasakan mbaaaaaaa :'( kita selalu sayang dan cinta sama kamu mbaaa {} Jadilah seorang wanita yang kelak akan membahagiakan papamu di alam sana mbaaa, kami akan selalu support kamu mbahilkuuuu :* *huggggggg*
Del,.... Makasih... Nangis bacanyaaa... huggg :*
BalasHapus